Himperindo bekerjasama dgn Majalah Info Akuakultur melaksanakan Seminar melalui Zoom “Traqinnov Conference 2020” dengan tema “Dampak Perubahan Iklim Terhadap Akuakultur Tropis”. Jakarta, 22 Oktober 2020 dengan partisipan 220 orang.

Sebelum menghadirkan para keynote speaker dan narasumber perekayasa dan peneliti ahli utama maka Kata Sambutan Ketua Himperindo Bapak Dr. Ir. Nyoman Jujur, M.Eng dan Majalah Info Akuakultur Bapak Bambang.

Menghadirkan keynote speaker Menteri Riset & Teknologi /Kepala BRIN PROF. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P.,PH.D , Direktur Jenderal Perikanan Budidaya  Bapak Slamet Soebjakto dan Kepala BPPT Bapak Dr. Ir. Hammam Riza, MSc. IPU.

Narasumber perekayasa ahli utama dan peneliti ahli utama, Bapak Dr. Suhendar I Sachoemar, Narendra Santika Hartana, DVM dan Bapak Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng serta moderator Bapak Ir. Maskur, M.Si.

Pentingnya pengaruh iklim terhadap akuakultur, memunculkan beberapa gagasan unik tentang permasalahan dan harapan pemecahannya. Hal ini bisa menjadi pemicu penguatan kompetensi para perekayasa bidang teknologi pangan dan perikanan agar memunculkan inovasi untuk lebih produktif dan efisien sesuai harapan Menristek dan melalui transformasi digital sesuai harapan Ka. BPPT.

Dengan Traqinov I mulai mulai terkuak contoh kecil bahwa perubahan iklim dapt mempengaruhi peningkatan suhu dan total organik matter yang akan meningkatkan total bakteri perairan dan memicu munculnya penyakit vibriosis pada udang.

Upanya pengembangan inovasi teknologi akuakultur yg adaptif terhadap perubahan iklim sangat ditunggu oleh penerima manfaat terutama stakeholders akuakultur di Indonesia untuk dapat mewujudkan  ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Traqinov II yang akan datang dapat menyampaikan lebih banyak inovasi adaptif  bidang akuakultur  terhadp perubahan iklim di Indonesia yang selama ini belum banyak disentuh.

Presentasi Pemakalah sebagai berikut :

  1. Pengolahan Rumput Laut Euchena Cottonii Dengan Integrasi Proses Untuk Multi Produk Industri oleh Bapak Sudarto.
  2. Kajian Karakteristik Daerah Penempatan Rumah Ikan ditinjau dari Kondisi Perairan Indonesia oleh Ibu Wahyu.
  3. Evaluasi Penggunaan Alat Automatic Feeder Pada Pembesaran Udang Putih (Litopenae Vannamei) Di Petakan Tambak oleh Bapak Achmad (Pemakalah berhalangan hadir)
  4. Penggunaan Berbagai Desinfektan Dalam Menurunkan Jumlah Bakteri Pada Persiapan Media Air Laut Di Petakan Tambak (Pemakalah berhalangan hadir


 

 

Himperindo bekerjasama dengan BATAN melaksanakan “Sosialisasi Himperindo dan penyegaran STKK dalam rangka rencana pembentukan Himperindo Cabang BATAN”. Dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2020 dengan narasumber Ketua Himperindo (Bapak I Nyoman Jujur).

Acara Sosialisasi dibuka oleh Kepala BATAN  dalam arahannya mengingatkan betapa pentingnya Perekayasa untuk hilirisasi dan komersialisasi hasil produk hasil inovasi. Bapak Deputi BATAN menyampaikan lingkup tugas pokok perekayasa cukup luas hingga komersialisasi yang bersinggungan dengan kepentingan masyarakat, sehingga meminta dokumen kode etik dan kode prilaku Perekayasa untuk menjadi pegangan para Perekayasa BATAN.

Dalam diskusi acara disepakati pentingnya knowledge management dalam sistem tata kerja kerekayasaan, sebagaimana pengalaman berkaitan dengan kegiatan pengelolaan pengetahuan pada kegiatan nuklir.


 

Majalah Akuakultur bekerjasama dengan Himperindo melaksanakan acara Seminar Nasional dengan tema “Dampak perubahan iklim terhadap budidaya udang di Indonesia” bertempat di Ruang Komisi Utama Lt.3 Gd.2 BPPT Jakarta. Waktu Jam.09.00 s.d 12.00 WIB, Pada hari Selasa, 22 Oktober 2019. Di hadiri 70 undangan peserta perwakilan dari Profesi tambak Kalbar, Kaltara, Lampung, Bali, Situbondo, Jakarta dan Pengurus Himperindo.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada peserta terkait dampak pengaruh iklim cuaca terhadap budidaya udang Seminar Nasional dibuka oleh Bapak Sekretaris Utama BPPT Ir. Dadan Moh. Nurjaman, M.T.

Susunan acara seminar yaitu : Sambutan Bapak I Nyoman Jujur, M.Eng (Ketua Himperindo) dan Pembukaan acara, Presentasi Materi terdiri dari : Dr. Ir. Andi Eka Satya, M.Eng (Climate change and Ocean Hazards), Dr. Albertus Sulaiman BPPT (Mengenal gelombang internal dan dampaknya pada aquaculture), Dr. Fadli Syamsudin BPPT (Dampak perubahan iklim regional dan arus lintas Indonesia pada produktivitas sumbedaya perikanan di perairan Selatan Jawa), Dr. Yusuf S Djajadihardja BPPT (Expedisi Java Trench 2002 menggunakan Kapal Selam Mini SHINKAI 6500 dan beberapa penelitian ikan laut-dalam di Java Trench dan Sangihe Trench), Sidrotul Naim, P.hD, M.P.A dari Surya University (Climate change and shrimp diseases) dan Moderator Ir. Maskur, M.Si (Perekayasa Ahli Utama KKP).

Acara ini didukung oleh PT. SURI, PT. BIOCHEN, CV. VRISDA, PT.MATAHARI SAKTI, GITA EOS



Ketua Umum Himperindo Pusat melaksanakan Pengukuhan dan pelantikan pengurus Himperindo cabang Kementerian Perindustrian periode tahun 2019 s.d 2022, bertempat di aula kepala BPPI Lt.19 Jl. Jendral Gatok Subroto Jakarta Selatan, tanggal 14 Nopember 2019, pukul 16.00 - 17.30. WIB. Undangan pelantikan 38 orang terdiri dari Kemenperin dan Pengurus Himperindo Pusat.

Pengambilan sumpah terhadap pengurus Himperindo cabang LAPAN dipimpin oleh Ketua Himperindo Pusat Bapak Dr.Ir. I Nyoman Jujur, M.Eng dan disaksikan oleh Kepala BPPI Serta dilakukan pendatanganan pakta integritas pengurus Himperindo cabang Kementerian Perindustrian.


Himperindo mengundang RISTEKDIKTI dalam monev kegiatan Penyusunan “Kode Etik dan Kode Perilaku Profesi Perekayasa” bertempat di Ruang Komisi 1 Lt.3 Gd.2 BPPT Jakarta. Waktu Jam. 13.00 s.d 15.00 WIB, Pada hari Selasa, 24 September 2019. Di hadiri 15 undangan dari FOPI, RISTEKDIKTI, Himperindo.

Monev ini bertujuan untuk mengetahui sudah sejauh mana progres kegiatan yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan monev dibagi dalam beberapa tahap yaitu : presentasi dari Ketua Himperindo Dr.Ir. I Nyoman Jujur, M.Eng dan diskusi secara teknis dan secara administrasi dengan monerator Bapak Bambang Ponco dan Bapak Hermanto Dardak ketua Forum Organisasi Frofesi Iptek (FOPI).


© 2020 Himpunan Perekayasa Indonesia